RSS

Masa Kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib


Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib
Ali Bin Abi Tholib Dilahirkan di Mekkah 32 tahun sejak kelahiran Rasulullah dan 10 tahun sebelum kenabian Muhammad bin Abdullah (Rasulullah).  
Setelah berakhir pemerintahan khalifah Utsman Bin Affan (35H/656M) dengan kematiannya di ujung pedang para pemberontak yang tidak puas terhadap kebijakan-kebijakan politik dan pemerintahannya, umat Islam pada waktu itu mengalami kegoncangan dan perpecahan dalam menentukan siapa pemimpinmereka selanjutnya.

Dalam suasana chaos ini akhirnya Ali bin Bin Thalib terpilih menjadi khalifah yang keempat menggantikan Utsman bin Affan. Beliau adalah khalifah terakhir dari khulafaur rasyidin. Walaupun Ali dipilih oleh mayoritas umat dari kalangan Anshor dan Muhajirin, namun tidak didukung secara bulat oleh sahabat-sahabat senior. Hal ini tentu di kemudian hari menimbulkan problematika dalam mengendalikan kepemimpinannya. Sejak awal pemerintahan Ali bin Abi Thalib perpecahan di kalangan umat  Islam sudah tak terelakkan lagi. Tercatat dalam lembaran sejarah, masa ini sebagaimasa awal timbulnya disintegrasi umat Islam, yang diawali perpecahan dalam bidang politik pemerintahan, dengan adanya perlawanan dan pemberontakan terhadap khalifah Ali bin Abi Thalib yang melibatkan para sahabat senior Nabi. Dari masalah politik ini perpecahan melebar ke masalah pemahaman terhadap teologi.

Perang saudara sesama muslim, lebih nyata dan merenggut banyak korban terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Perang saudara tersebut melibatkan banyak sahabat senior.

Pada masa khalifah ali bin abi thalib juga terjada perang unta dan perang shiffin, dimana perang unta adalah perang antara ali bin abi thalib dengan aisyah isteri nabi, perang ini terjadi karena kesalah pahaman. Namun akhirnta meraka damai.

Wafatnya Ali bin Abi Thalib
Beliau meninggal di usia 63 tahun karena pembunuhan oleh Abdrrahman bin Muljam, seseorang yang berasal dari golongan Khawarij (pembangkang) saat mengimami shalat subuh di masjid Kufah, pada tanggal 19 Ramadhan, dan Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan tahun 40 Hijriyah. Ali dikuburkan secara rahasia oleh Hasan puteranya di Najaf, bahkan ada beberapa riwayat yang menyatakan bahwa ia dikubur di tempat lain.


0 komentar:

Posting Komentar

Masa Kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib

Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib
Ali Bin Abi Tholib Dilahirkan di Mekkah 32 tahun sejak kelahiran Rasulullah dan 10 tahun sebelum kenabian Muhammad bin Abdullah (Rasulullah).  
Setelah berakhir pemerintahan khalifah Utsman Bin Affan (35H/656M) dengan kematiannya di ujung pedang para pemberontak yang tidak puas terhadap kebijakan-kebijakan politik dan pemerintahannya, umat Islam pada waktu itu mengalami kegoncangan dan perpecahan dalam menentukan siapa pemimpinmereka selanjutnya.

Dalam suasana chaos ini akhirnya Ali bin Bin Thalib terpilih menjadi khalifah yang keempat menggantikan Utsman bin Affan. Beliau adalah khalifah terakhir dari khulafaur rasyidin. Walaupun Ali dipilih oleh mayoritas umat dari kalangan Anshor dan Muhajirin, namun tidak didukung secara bulat oleh sahabat-sahabat senior. Hal ini tentu di kemudian hari menimbulkan problematika dalam mengendalikan kepemimpinannya. Sejak awal pemerintahan Ali bin Abi Thalib perpecahan di kalangan umat  Islam sudah tak terelakkan lagi. Tercatat dalam lembaran sejarah, masa ini sebagaimasa awal timbulnya disintegrasi umat Islam, yang diawali perpecahan dalam bidang politik pemerintahan, dengan adanya perlawanan dan pemberontakan terhadap khalifah Ali bin Abi Thalib yang melibatkan para sahabat senior Nabi. Dari masalah politik ini perpecahan melebar ke masalah pemahaman terhadap teologi.

Perang saudara sesama muslim, lebih nyata dan merenggut banyak korban terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Perang saudara tersebut melibatkan banyak sahabat senior.

Pada masa khalifah ali bin abi thalib juga terjada perang unta dan perang shiffin, dimana perang unta adalah perang antara ali bin abi thalib dengan aisyah isteri nabi, perang ini terjadi karena kesalah pahaman. Namun akhirnta meraka damai.

Wafatnya Ali bin Abi Thalib
Beliau meninggal di usia 63 tahun karena pembunuhan oleh Abdrrahman bin Muljam, seseorang yang berasal dari golongan Khawarij (pembangkang) saat mengimami shalat subuh di masjid Kufah, pada tanggal 19 Ramadhan, dan Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan tahun 40 Hijriyah. Ali dikuburkan secara rahasia oleh Hasan puteranya di Najaf, bahkan ada beberapa riwayat yang menyatakan bahwa ia dikubur di tempat lain.


0 komentar:

Posting Komentar

Senin, 17 September 2012

Masa Kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib


Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib
Ali Bin Abi Tholib Dilahirkan di Mekkah 32 tahun sejak kelahiran Rasulullah dan 10 tahun sebelum kenabian Muhammad bin Abdullah (Rasulullah).  
Setelah berakhir pemerintahan khalifah Utsman Bin Affan (35H/656M) dengan kematiannya di ujung pedang para pemberontak yang tidak puas terhadap kebijakan-kebijakan politik dan pemerintahannya, umat Islam pada waktu itu mengalami kegoncangan dan perpecahan dalam menentukan siapa pemimpinmereka selanjutnya.

Dalam suasana chaos ini akhirnya Ali bin Bin Thalib terpilih menjadi khalifah yang keempat menggantikan Utsman bin Affan. Beliau adalah khalifah terakhir dari khulafaur rasyidin. Walaupun Ali dipilih oleh mayoritas umat dari kalangan Anshor dan Muhajirin, namun tidak didukung secara bulat oleh sahabat-sahabat senior. Hal ini tentu di kemudian hari menimbulkan problematika dalam mengendalikan kepemimpinannya. Sejak awal pemerintahan Ali bin Abi Thalib perpecahan di kalangan umat  Islam sudah tak terelakkan lagi. Tercatat dalam lembaran sejarah, masa ini sebagaimasa awal timbulnya disintegrasi umat Islam, yang diawali perpecahan dalam bidang politik pemerintahan, dengan adanya perlawanan dan pemberontakan terhadap khalifah Ali bin Abi Thalib yang melibatkan para sahabat senior Nabi. Dari masalah politik ini perpecahan melebar ke masalah pemahaman terhadap teologi.

Perang saudara sesama muslim, lebih nyata dan merenggut banyak korban terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Perang saudara tersebut melibatkan banyak sahabat senior.

Pada masa khalifah ali bin abi thalib juga terjada perang unta dan perang shiffin, dimana perang unta adalah perang antara ali bin abi thalib dengan aisyah isteri nabi, perang ini terjadi karena kesalah pahaman. Namun akhirnta meraka damai.

Wafatnya Ali bin Abi Thalib
Beliau meninggal di usia 63 tahun karena pembunuhan oleh Abdrrahman bin Muljam, seseorang yang berasal dari golongan Khawarij (pembangkang) saat mengimami shalat subuh di masjid Kufah, pada tanggal 19 Ramadhan, dan Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan tahun 40 Hijriyah. Ali dikuburkan secara rahasia oleh Hasan puteranya di Najaf, bahkan ada beberapa riwayat yang menyatakan bahwa ia dikubur di tempat lain.


0 komentar on "Masa Kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib"

Posting Komentar

Copyright 2009 World of Aulia. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates